Biro Keuangan Batasi Urusan di Loket

PDFPrintE-mail

PEKANBARU (BKO)- Pembenahan yang dilakukan Pemprov Riau sesuai instruksi Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman mulai dilaksanakan setiap SKPD. Salah satunya di Biro Keuangan Setdaprov Riau, sebagai Kas Daerah (Kasda) pencairan anggaran dari dana APBD, prosesnya kini tak bisa main-main lagi.

 


Demikian ditegaskan Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau H Jonli saat berbincang dengan Riau Pos, akhir pekan lalu. Menurutnya, sekarang pengurusan segala sesuatu di instansinya tersebut harus melalui loket. ‘’Tidak ada lagi masuk-masuk ke dalam, baik masyarakat maupun PNS dari SKPD yang meproses pencairan. Semua harus di loket,’’ tegasnya.

Hal tersebut dilakukan lanjutnya, guna pembenahan berikut menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggunaan anggaran. Karenanya ia menginginkan seluruh pegawai Biro Keuangan sebisa mungkin tak ada kontak person dengan pelaksana atau pihak ketiga.

Makanya dalam segala proses pencairan sambungnya, diharapkan kepada seluruh pihak yang berurusan untuk melengkapi semua berkas.

Karena kalau lengkap maka akan diproses, kalau tak lengkap maka diproses di loket lagi untuk melengkapi.

‘’Mari kita mulai dari sekarang, tak bisa macam-macam lagi sekarang. Karena zamannya sudah berbeda dalam penggunaan anggaran daerah,’’ tambahnya.

Memang diakui Jonli selama ini kerap SKPD yang berurusan tentang pencairan anggaran selalu masuk ke dalam ruang Biro Keuangan. Karena mengeluarkan aturan baru tersebut diharapkannya ke depan dapat lebih efektif dan tercipta transparansi yang baik. Karena memang sekarang, Pemprov juga selalu melakukan pendampingan bersama BPKP dalam proses pencairan.

‘’Dalam dua bulan ini akan terus kita pantau seluruh pegawai di Biro Keuangan, di akhir tahun akan dievaluasi sebagai laporan ke pimpinan,’’ tutupnya.(rpo)